Gejala Kenabian
9. Gejala Kenabian
Gejala Epilepsi Lobus Temporal (TLE) meliputi kedutan/kekakuan otot, wajah memerah, kecapan bibir, kebingungan/rasa takut, keringat bercucuran, depresi/ideasi bunuh diri, dan halusinasi visual/auditori.
Sindrom Geschwind adalah manifestasi TLE yang ditandai dengan produksi verbal ekstrem, hiperreligiusitas, perubahan seksualitas, dan kehidupan mental yang semakin intens.
Hadis-hadis sahih yang menggambarkan wahyu Muhammad:
Shahih Bukhari 6982 (Wahyu pertama)
-
“Malaikat itu memegangku (dengan kuat) dan mendekapku begitu erat hingga aku tidak sanggup lagi menahannya” (×3)
-
“otot-otot lehernya berkedut karena ketakutan hingga beliau menemui Khadijah dan berkata, ‘Selimuti aku! Selimuti aku!’ Mereka menyelimutinya hingga rasa takutnya hilang dan kemudian beliau berkata, ‘Wahai Khadijah, apa yang terjadi denganku?”
-
“Nabi (ﷺ) menjadi sangat sedih sebagaimana yang sampai kepada kami, hingga beliau berulang kali berniat untuk menjatuhkan dirinya dari puncak gunung yang tinggi”
Shahih Bukhari 3215
-
“Malaikat itu terkadang datang kepadaku dengan suara yang menyerupai bunyi lonceng yang berdenting, dan ketika keadaan ini meninggalkanku, aku mengingat apa yang dikatakan Malaikat itu, dan jenis Wahyu Ilahi inilah yang paling berat bagiku”
Shahih Bukhari 4750
-
“Maka beliau ditimpa kondisi berat yang sama seperti yang biasa menimpanya (saat menerima Wahyu Ilahi) sehingga tetesan keringatnya bercucuran, seperti mutiara, meskipun pada hari musim dingin (yang dingin), dan hal itu karena beratnya Firman yang diwahyukan kepadanya.”
Shahih Bukhari 5
-
“Rasulullah (ﷺ) biasa menanggung penurunan wahyu dengan sangat berat dan menggerakkan bibirnya (dengan cepat) saat menerima Wahyu”
Shahih Muslim 1690c
-
“Setiap kali Rasulullah (ﷺ) menerima wahyu, beliau merasakan beratnya dan rona wajahnya berubah. Suatu hari wahyu turun kepadanya, beliau merasakan kepayahan yang sama. Ketika hal itu usai dan beliau merasa lega, beliau bersabda: Ambillah dariku.”
Shahih Bukhari 4985
-
“Nabi wajahnya memerah dan beliau terus bernapas berat untuk beberapa saat dan kemudian beliau merasa lega.”
Shahih Bukhari 4592
-
“Allah menurunkan wahyu kepada Rasul-Nya ketika paha beliau berada di atas pahaku, dan pahanya menjadi begitu berat sehingga aku takut itu akan mematahkan pahaku.”
Lebih kecil kemungkinannya daripada seorang pria abad ke-7 di gua menerima wahyu dari pencipta alam semesta?