7. Siapa Sebenarnya yang Memiliki Injil yang Terkorupsi?
Islam menuduh Injil kanonik melakukan korupsi. Namun sejarawan sekuler menelusuri kisah-kisah Yesus dalam Al-Quran hingga legenda-legenda selanjutnya seperti yang ada dalam Injil Masa Kecil Thomas abad ke-2, yang mereka anggap jauh lebih sedikit lebih kredibel dibandingkan Injil kanonik.
Ironisnya, Islam menyebut injil-injil yang lebih dapat dipercaya itu palsu, padahal sebenarnya mereka mengambil pelajaran dari kepalsuan tersebut.
Alquran
“Dan [jadikan dia (Yesus)] seorang utusan kepada Bani Israel, [yang berkata], 'Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan suatu tanda dari Tuhanmu yaitu aku desain untuk Anda dari tanah liat [apa itu] seperti bentuk burung, lalu aku menghirupnya dan itu menjadi seekor burung dengan izin Allah.” Al-Quran 3:49
“Ketika Allah berfirman, ‘Wahai Isa, Anak Mary, ingatlah […] ketika kamu dirancang dari tanah liat [apa tadi] seperti bentuk burung dengan milikku izin, lalu kamu menghembuskan nafas ke dalamnya, dan itu menjadi seekor burung dengan izin-Ku'" Al-Quran 5:110
Injil Masa Kecil Thomas
“Ketika anak laki-laki Yesus berumur lima tahun […] Dia kemudian terbuat dari tanah liat lunak Dan membentuknya menjadi dua belas burung pipit. […] Namun Yesus hanya bertepuk tangan dan berteriak kepada burung pipit: 'Lepaskan, terbang pergi, dan ingatlah aku, kamu yang sekarang masih hidup!' Dan burung pipit lepas landas dan terbang menjauh berisik." Injil Masa Kecil Thomas
Sebuah fragmen pra-Quran (yang menurut para sarjana berasal dari abad ke-4/5) yang kami miliki mengenai Injil masa kanak-kanak melestarikan kisah ini. Papirus Injil Masa Kecil abad ke-4-5 Tomas