Aisyah (9) diturunkan dari ayunan dan diserahkan kepada Muhammad (53) untuk hubungan seksual
2. Aisyah (9) diturunkan dari ayunan dan diserahkan kepada Muhammad (53) untuk hubungan seksual
Dalam hadis-hadis sahih, Aisyah mengingat bahwa ia menikahi Muhammad pada usia enam tahun, diturunkan dari ayunan pada usia sembilan tahun untuk berhubungan seksual dengannya, dan membawa boneka-bonekanya (dijadikan bukti bahwa ia belum balig) ke rumahnya, menunjukkan bahwa Muhammad berhubungan seksual dengan seorang anak kecil.
Dari empat hadis sahih
“Diriwayatkan Aisyah: bahwa Nabi menikahinya ketika ia berusia enam tahun dan beliau menggaulinya ketika ia berusia sembilan tahun.”
(menggauli = berhubungan seksual untuk menyempurnakan pernikahan) Sahih Bukhari 5133
“Diriwayatkan Aisyah: Ibuku, Ummu Ruman, datang kepadaku ketika aku sedang bermain di ayunan bersama beberapa teman perempuanku. Ia memanggilku, dan aku mendatangi beliau, tanpa tahu apa yang hendak ia lakukan terhadapku. Tanpa diduga Rasulullah datang kepadaku di waktu duha dan ibuku menyerahkanku kepada beliau, dan pada saat itu aku adalah seorang anak perempuan berusia sembilan tahun.” Sahih Bukhari 3894
“Aisyah (semoga Allah meridainya) meriwayatkan bahwa Rasulullah menikahinya ketika ia berusia tujuh tahun, dan ia diantar ke rumah beliau sebagai pengantin ketika ia berusia sembilan tahun, dan boneka-bonekanya bersamanya; dan ketika beliau (Nabi Suci) wafat, ia berusia delapan belas tahun.” Sahih Muslim 1422c
“Diriwayatkan Aisyah: Aku biasa bermain dengan boneka-boneka di hadapan Nabi, dan teman-teman perempuanku juga biasa bermain bersamaku. (hal itu diizinkan bagi Aisyah pada saat itu, karena ia adalah seorang anak perempuan kecil, belum mencapai usia balig.) (Fathul Bari halaman 143, Jilid 13)” Sahih Bukhari 6130